Menurut
Aristides ritual
ibadah yang dilakukan oleh umat Kristen paling awal adalah lebih tinggi kadar
monoteistiknya bahkan jika dbandingkan dengan monotheisme umat Yahudi sekalipun. Setelah Konsili Nicea tahun 325 M terjadi pembantaian sadis
terhadap umat Kristen yang tidak mempercayai doktrin Trinitas. Hanya dengan
memiliki Bibel yang tidak disahkan oleh gereja Paulus/ Roma sudah merupakan
pelanggaran berat. Sekitar 270 Bibel dalam berbagai versi yang dimusnahkan. READ MORE...
MEMBUKA TABIR DUNIA BERSAMA MERAIH MAKNA. Blog versatile yang menyajikan berbagai tema, diantaranya: ekonomi, bisnis, karir, kesehatan, olahraga, musik, film, inspirasi, motivasi, agama, buku, politik, konspirasi, parenting, gender, feminisme, sosial, dan lain-lain.
Tuesday, 9 February 2016
Monday, 1 February 2016
ROHANA KUDUS, PEJUANG PEREMPUAN PERINTIS PERS INDONESIA
Rohana
hidup pada jaman yang sama dengan Kartini, dimana akses perempuan untuk mendapat pendidikan yang
baik sangat dibatasi. Jika Kartini hanya menyampaikan idenya lewat tulisan di
surat-suratnya; Rohana sudah melakukan tindakan nyata dengan menjadi jurnalis
dan menerbitkan koran-koran, beliau bahkan mendirikan sekolah sekaligus
mengajar dan berbisnis. Bagi yang mengerti sejarah dan mengikuti cerita sepak terjang Rohana mungkin akan bertanya-tanya, mengapa Kartini yang dijadikan sosok pejuang emansipasi perempuan dan bukan Rohana. Mari kita mengenal lebih dekat sosok Rohana. READ MORE...
Monday, 11 January 2016
BARNABAS, PAUL & CHRISTIAN
Pembaca akan menemukan bahwa
meski ada banyak nabi yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an, istilah ‘aalamiin (alam semesta atau kemanusiaan)
hanya diperuntukkan bagi Yesus dan Muhammad.
Sebagai pelengkap misinya bagi Bani Israel, Yesus telah diberi tugas untuk
menyebarluaskan kepada dunia tentang diutusnya nabi terakhir dan terbesar di antara
seluruh nabi yakni Muhammad SAW.
Hanya Yesus dan
Muhammad yang mempunyai jumlah
“pengikut” yang paling banyak sampai sekarang. Lebih dari setengah penduduk
bumi terdiri dari umat Kristen, Nasrani, yang merupakan “pengikut” Yesus dan
umat Islam yang mempercayai/ beriman pada Yesus dan Muhammad. READ MORE...
Sunday, 3 January 2016
DIET ALA RASULULLAAH MUHAMMAD SAW
Terkadang kita mempunyai masalah dengan tubuh kita, hal ini bisa disebabkan karena pola makan dan gaya hidup. Banyak yang mencoba berbagai macam cara untuk kesehatan tubuhnya termasuk diet atau mengatur pola makan. Banyak pula diet yang ditawarkan oleh para ahli atau praktisi. Berikut saya bagikan informasi tentang diet ala Rasulullaah Muhammad SAW. Mari kita simak bersama-sama. READ MORE...
Sunday, 15 November 2015
KAJIAN BUKU VAKSINASI MUBAH DAN BERMANFAAT
Dr.
Raehanul Bahraen penulis buku Vaksinasi Mubah dan Bermanfaat*
menyampaikan bahwa tidak semua vaksin menggunakan enzim babi. Vaksin
yang menggunakan enzim babi sekalipun fungsinya hanya sebagai
katalisator yaitu untuk mempercepat reaksi. Enzim babi tersebut tidak
bergabung dengan zat dan tidak ada dalam hasil akhir. Jadi vaksin
tersebut tidak najis, hukumnya halal dipakai.
Tanggal 11 Oktober 2015 di Gedung Graha Medika FK UB telah diadakan kajian buku “Vaksinasi Mubah dan Bermanfaat”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Islamic Medicine Scientific Competicion and Book Review (IMSCOBI). Kali ini saya akan mencoba merangkumkannya untuk para pembaca. READ MORE...
Tanggal 11 Oktober 2015 di Gedung Graha Medika FK UB telah diadakan kajian buku “Vaksinasi Mubah dan Bermanfaat”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara Islamic Medicine Scientific Competicion and Book Review (IMSCOBI). Kali ini saya akan mencoba merangkumkannya untuk para pembaca. READ MORE...
HALAL THOYIB
Indonesia
sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam (moslem)
siap menjadi pionir produk halal.
Salah satunya adalah Halal
Thoyyib Science Center
milik Universitas Brawijaya yang berlokasi di Malang, Jawa Timur.
Pada tanggal 10 Oktober 2015, sebagai tuan rumah, Universitas
Brawijaya, telah mengadakan Konsorsium atau Simposium Nasional Produk
Halal
Indonesia dengan tema “Penguatan Jejaring Halal Center, Peneliti
dan Pemerhati Produk Halal Indonesia: Menuju Indonesia sebagai Kiblat
Halal
Dunia”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara yang
diadakan oleh Halal
Thoyyib Science Center
UB, UAKI UB, bekerjasama dengan FSLDK, MUI, ICMI, dan lain-lain. Rangkaian acara diawali dengan Roundtable
Meeting pada
tanggal 9 Oktober 2015 pada pukul 08.00 WIB. Ada juga Brawijaya
Moslem Week
(BMW), semacam bazar yang menjual makanan, pakaian dan buku. Kemudian
diakhiri pada tanggal 11 Oktober 2015 sekaligus memperingati Millad ICMI.
Pengisi
acara adalah Din Syamsudin dari MUI, Anton Apriantono dari
Universitas Bakrie, Bagus Endar Nurhandoko dari Forum Doktor
Indonesia (FDI), Biofarma, dan Halal
Thoyyib Science Center
UB, Halal
Center
Masjid Salman ITB, serta kelompok peneliti dari UNAIR, dan berbagai
perguruan tinggi di Indonesia. READ MORE...
Friday, 13 November 2015
Seminar LGBT di UIN Malang Dibubarkan
“Hai orang-orang yang
beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran)
karena ALLAAH, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu
terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku
adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada
ALLAAH, sesungguhnya ALLAAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(TQS. Al-Maidaah: 8)
“Sesungguhnya ALLAAH menyuruh kamu
menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila
menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
Sesungguhnya ALLAAH memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.
Sesungguhnya ALLAAH adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
(TQS. An-Nisaa’: 58)
“Hai orang-orang yang
beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah
dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa
mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
(TQS. Al-Hujaraat:
6)
Semoga tafsiran terjemahan Al-Qur’an di atas dapat menjadi
pelajaran dan bahan renungan bagi kita semua. Coba tanyakan pada diri
masing-masing, apakah selama ini kita telah bertindak adil? Sudahkah kita
bersikap dan bertindak adil terhadap orang lain, termasuk pada orang-orang yang
tidak kita sukai? Apakah cukup kita hanya menuntut keadilan bagi diri kita
sendiri tanpa memikirkan keadilan bagi orang lain?
Semoga kita menjadi orang yang
lebih bijak setiap harinya, setiap menit, even
setiap detik. Apakah segala tindakan kita
telah benar-benar difikirkan sebelumnya secara matang terkait konsekuensi
jangka pendek maupun jangka panjangnya?
Orang-orang muslim yang mengatasnamakan
Ormas Islam dan orang Islam yang lain
ataupun kalangan lain beberapa hari lalu yaitu tepatnya tanggal 7 November 2015
menentang acara Seminar Nasional LGBT “Kenali, Pahami, Hadapi Bersama” yang
diadakan di Pascasarjana UIN Maliki Malang, bahkan menghentikan/ membubarkan
acara sebelum berakhir. Apakah ini ajaran Islam yang sesungguhnya? Saya rasa tidak. Bahkan anak kecilpun
tahu bahwa kita harus menghormati tamu. Dalam hal ini pembicara dan peserta adalah
tamu dari suatu kelompok (penyelenggara sekaligus tuan rumah) dan diundang pada
suatu acara. Acara ini juga merupakan acara edukasi, berkumpul untuk berbagi
ilmu, pengalaman dan berdiskusi. Tapi tetap saja akhirnya acara ini harus
dihentikan. Mereka merasa keberatan dengan alasan pihak panitia belum
mengantongi ijin jika akan mengadakan acara tersebut, alasan lain karena
menurut mereka timing-nya kurang
tepat. – Benarkah? Lalu kapan waktu yang tepat?
Apakah mereka sudah menyempatkan diri
mencari tau tentang tujuan acara, pengisi acara dan penyelenggaranya siapa? Seharusnya
tidak serta merta mereka kalangan yang sedikit itu mengatakan mewakili umat
Islam atau muslim Malang kemudian membubarkan acara tersebut. Jika saya
perhatikan hal ini karena mereka takut atau khawatir jika acara ini adalah
untuk mendukung kelompok LGBT & mendukung pelegalan pernikahan sesama
jenis. Seharusnya kelompok tersebut tidak terburu-buru men-judge
& jump to conclusion, apalagi conclusion tersebut hanya sebatas
dugaan. Wajar jika kemudian ada istilah Homophobia.
Lalu sebutan apa yang pantas untuk
orang-orang seperti ini? Jika acara dengan tujuan baik, justru dicurigai kemudian
dihentikan? Jika mereka khawatir kenapa mereka tidak mengikuti dan mengawasi
acara tersebut sebagai peserta, kemudian jika terbukti acara ini mendukung/ pro
LGBT dan bertujuan mencari dukungan legalitas pernikahan sesama jenis, silahkan
dibubarkan. Saya yakin tanpa diminta pun acara tersebut akan dihentikan oleh
penyelenggara dan bahkan peserta jika terbukti isinya melenceng dari tujuan
awal acara ini.
Kita seharusnya
diberi kebebasan untuk berpendapat dan berkumpul, seperti yang telah dijamin Undang-Undang
Dasar 1945. Bukankah agama sangat menghargai orang-orang berilmu dan pemikir?
Bahkan ALLAAH meninggikan mereka
beberapa derajat dibanding yang lain. Tapi kenapa kita sering
menjumpai beberapa orang atau kelompok yang kemudian disalahkan, ditentang, ditangkap, dikucilkan
atau bahkan dibunuh hanya karena pemikiran mereka, pendapat mereka tidak
sesuai? Tidak sesuai dengan siapa? Dengan orang kebanyakan atau dengan
penguasa? Bagaimana bisa orang
yang berpendidikan melakukan hal ini? READ MORE...
Subscribe to:
Posts (Atom)
REVOLUSI BODY (RAHASIA DIET AMAN, ALAMI, MUDAH & MENYENANGKAN)
Dr. Michael Orlich, seorang peneliti dari Loma Linda University di California, mengungkapkan bahwa diet efektif dalam memperpanjang umur ...
-
Dr. Michael Orlich, seorang peneliti dari Loma Linda University di California, mengungkapkan bahwa diet efektif dalam memperpanjang umur ...
-
Terkadang kita mempunyai masalah dengan tubuh kita, hal ini bisa disebabkan karena pola makan dan gaya hidup. Banyak yang mencoba berbagai ...
-
Mungkin anda baru pertama kali membaca blog saya? Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih sudah mau mampir. Atau anda adalah salah s...